Tampilkan postingan dengan label Dunia Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Lifestyle. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Juli 2011

Tradisi Senin Basah di Ukraina

 Taradisi Senin Basah di Ukraina


Senin Basah merupakan acara tahunan yang diselenggarakan di kota Lviv Ukraina. Dikenal sebagai tradisi kuno, di negara-negara pusat-Eropa seperti Polandia dan Republik Ceko, Senin Basah tampaknya sangat populer di Ukraina, serta. Ini terjadi pada hari kedua Paskah.


























Para laki-laki bersenjatakan air dalam ember atau botol akan mencari gadis yang terlihat untuk dibasahi atau diperciki air. Menurut tradisi, gadis yang paling  basah adalah gadis yang paling cantik..

http://hellboyriyanto.blogspot.com/2011/07/taman-futuristik-yang-terinspirasi-dari.html

Sabtu, 02 Juli 2011

Tradisi Jalikattu Manusia Vs Banteng Menakjubkan di Tamil Nadu, India


Sekarang ini sedang musim panen di provinsi Tamil Nadu, India.
Salah satu acara menarik dalam perayaan ini adalah adu banteng tradisional atau yang dikenal sebagaiJalikattu. Acara ini merupakan olahraga populer namun kontroversial seperti yang ditemukan Bismillah Geelani.

Di arena olahraga di bagian selatan kota Madurai, seratus lebih lelaki muda yang mengenakan kaos kuning dan celana pendek hitam sedang berdiri dalam formasi setengah lingkaran.

Seekor banteng dengan kalung bunga yang dipasang di bagian tanduk, dedaunan mangga yang digantung di sekitar leher, masuk ke dalam arena.

Para lelaki itu lantas berlarian dan mencoba menjinakkan banteng itu. Sebagian menangkap memegang tanduknya, yang lainnya mencoba meraih punuknya, sementara sisanya mencoba duduk di punggungnya.

Banteng mengamuk dan dengan buas melemparkan para penjinak itu di atas kepalanya, menyerang mereka dengan tanduk dan bahkan menginjak-injak mereka.

Di balik barikade yang mengelilingi arena, ribuan penonton meniup pluit, bertepuk tangan dan berteriak menyemangati para penjinak kesayangan mereka.

Inilah Jalikattu, olahraga tradisional yang populer di Tamil Nadu.

P. Rajshekharan, penyelenggara acara ini di Madurai.

“Kami sudah lakukan ini dari generasi ke generasi. Ini sudah jadi bagian yang menyatu dari Festival Pongal dan budaya Tamil. Ini adalah satu perayaan keberanian. Ini akan mendatangkan keberuntungan untuk bisnis dan pertanian di tahun yang baru.“

Tradisi Jalikattu sudah ada sejak ratusan tahun, dan diadakan di berbagai desa serta kota di seanetero Tamil Nadu.

Olahraga ini juga sering dibandingkan dengan adu banteng Spanyol, tapi penggemar Jalikattu, Dr. Katikay menuturkan tradisi India ini berbeda.

“Dalam adu banteng Spanyol Anda harus menjinakkan banteng dan membunuhnya. Kalau Anda bisa lakukan itu, Anda akan menang. Tapi dalam Jalikattu Anda harus mengambil bagian punuk, dan harus duduk di atas itu hingga dia lari melintas sejauh 15 meter. Setelah itu penunggangnya akan turun dari banteng dan pergi.”

Kartikay menuturkan banteng ini dikembangbiakkan secara khusus dan para penjinak dilatih untuk acara ini.

“Hanya para penjinak terlatih yang boleh masuk ke dalam arena. Mereka tahu banteng mana yang datang dan bagaiamana gayanya. Mereka akan tahu kalau banteng itu datang ke bagian kiri atau berbalik ke kanan, dan mereka akan membuat rencana yang tepat untuk menangani banteng itu. Kami tidak bisa melatih para banteng, tapi kami bisa memberikan mereka makanan rumput berprotein tinggi, dan biji kapas, bubuk kedelai, dan sekam padi. Kami juga memvaksin mereka.”

Madan, 37 tahun, seorang penjinak banteng. Ia pernah hampir tewas di arena itu sekitar tiga tahun lalu. Saat itu seekor banteng menancapkan tanduknya ke perutnya hingga merobek ususnya.

Dengan sorotan mata bangga, ia menunjukkan bekas luka itu.

“Waktu saya kecil sesepuh melakukan Jalikattu dan para penonton berharap banyak terhadap mereka. Hormat yang mereka dapatkan membuat saya terpesona, jadi saya memutuskan untuk ikut jejak mereka juga. Ini adalah petualangan yang luar biasa, dan menguji kekuatan seseorang. Olahraga ini bukan untuk orang–orang yang penakut.”

Namun, beberapa tahun belakangan ini, olahraga menaklukkan banteng menjadi kontroversial dengan banyak kelompok yang menunding hewan-hewan ini disiksa membuat mereka akhirnya buas sekali.

Vinod Kumar, Asisten Sekretaris dari LSM Dewan Kesejahteraan Hewan India yang berbasis di Chennai.

“Mereka menggunakan bubuk cabai dan menggosokkan bubuk itu ke alat kelamin dan hidung banteng, dan ini tentunya akan membuat hewan-hewan itu marah.“

Alhasil banteng-banteng itu sering berlarian sambil ngamuk, sehingga banyak orang yang jadi korban kata Kumar.

“Pada dasarnya ini adalah olahraga yang kejam. Kejam untuk hewan itu, dan orang-orang yang terlibat dalam olahraganya. Banyak orang yang tewas setiap tahun dalam acara Jalikattu. Tidak hanya mereka yang menjinakkan banteng tapi para penonton yang datang ke acara itu juga tewas.”

Pada 1997, Pengadilan Tinggi Madras di Tamil Nadu melarang adu banteng ini.

Namun tahun lalu, Mahkamah Agung menghapus larangan ini dengan syarat peraturan ketat harus diberlakukan supaya olahraga ini menjadi aman untuk para penonton dan banteng.

Namun, sejumlah kelompok hak hewan mengatakan peraturan ini nyatanya tidak berubah di lapangan.

Shanthi Ramakrishnan dari Masyarakat Perawatan Etis Hewan atau PETA.

“Kecelakaan dan kematian masih saja terjadi. Hukum itu tidak mengubah apa-apa dan eksperimen ini menunjukkan bahwa kematian dan kecelakaaan manusia tidak bisa dihentikan. Jadi itu sebabnya solusi satu-satunya adalah melarang jalikattu.”

Ramakrishnan menuturkan mereka sedang mengajukan petisi di Mahkamah Agung yang menuntut larangan penuh pada olahraga ini.

Kembali ke arena, para pemenang hari itu mendapatkan hadiah disambut tepukan tangan meriah para penonton.

Penjinak banteng bernama Madan menuturkan larangan itu tidak bisa mencegah mereka menjalankan budaya mereka.

“Kalau seseorang meninggal dalam satu kecelakaan bus apa mereka juga akan melarang bus di jalanan? Mereka yang meminta larangan, sebenarnya tidak tahu apa itu Jalikattu. Ini adalah olahraga yang berani, ini adalah budaya kami. Pemerintah semestinya tidak mendengarkan mereka. Tapi kalau mereka melarangnya kami akan menentang dengan segala kekuatan kami.“



Jumat, 01 Juli 2011

10 Pekerjaan yang Bebas dari Rasa Bosan


Kebosanan adalah hal yang bisa menumpulkan kreativitas, dan menurunkan produktivitas. Jika Anda adalah tipe pekerja yang senang tantangan dan butuh hal yang menegangkan supaya bisa terus bersemangat saat bekerja, coba tilik pekerjaan-pekerjaan yang dirangkum oleh Careerbuilder.com sebagai pekerjaan bebas rasa bosan berikut:

1. Awak pesawat terbang
Pengelana dan senang melihat tempat-tempat baru? Awak pesawat terbang adalah salah satu profesi yang bisa Anda coba. Pekerjaan ini memungkinkan Anda untuk selalu bergerak, selalu berusaha, dan bekerja. Bukan hal yang mengherankan jika di setiap penerbangan, mereka akan menemukan hal-hal unik yang berkaitan dengan para penumpang. Tetapi, pekerjaan ini juga berisiko. Tak jarang, Anda justru harus bekerja di hari libur dan akhir pekan. Selama bekerja, Anda juga harus memastikan para penumpang mengikuti aturan keselamatan dan keamanan, sembari membuat penumpang tetap nyaman.

2. Buyer
Buyer adalah pembeli yang memilih, menentukan, dan membeli pakaian yang diperkirakan akan menjadi tren di masa mendatang. Selain itu, mereka juga harus menentukan apa yang akan laris terjual dan memperkirakan berapa jumlah produk yang seharusnya mereka miliki. Untuk bisa sukses, seorang buyer harus mengetahui dan terus mengikuti tren terbaru, harga pasaran, tingkat penjualan, dan pola pembelanjaan konsumen.

3. Perencana acara
Profesi ini adalah segalanya, kecuali membosankan. Pekerjaannya melelahkan, penuh stres, tetapi juga mendebarkan dan penuh kreativitas. Perencana acara harus selalu siap sedia, kapan pun dan di mana pun. Profesi ini harus siap berhadapan dengan beberapa pihak dalam waktu bersamaan, dari vendor-vendor, pemilik acara, dan yang lainnya. Pekerjaan ini selalu di bawah jadwal ketat, harus sering bepergian ke berbagai tempat, selalu memantau tempat acara, mendatangi rapat yang tak ada habisnya, bahkan di akhir pekan. Perencana acara biasanya harus menangani lebih dari 1 acara sekaligus. Artinya, kadang mereka harus menangani stres dalam mengerjakan lebih dari 1 acara dalam waktu bersamaan.

4. Pramusaji
Jika Anda pernah mencoba bermain di game online atau game kecil tentang bisnis restoran, seperti Restaurant City, Cake Mania, Diner Dash, dan sebangsanya, Anda akan menemukan bahwa pekerjaan seorang pramusaji tidaklah mudah. Tak mudah menemukan waktu luang saat bekerja sebagai pramusaji, karena pekerjaannya seakan tak pernah berhenti. Anda harus menerima pesanan, membersihkan sisa makanan dan minuman pelanggan, membersihkan meja, membersihkan lantai yang kotor, menutup pesanan, mengantarkan tagihan, menerima keluhan pelanggan, dan semua itu harus dilakukan sambil tetap memberikan wajah dan ekspresi ramah terhadap pelanggan. Seakan tak pernah ada usainya, bahkan ketika semua orang sedang menikmati libur. Seringkali para pramusaji justru bekerja karena pada hari libur, restoran justru sedang ramai.

5. Futuris
Profesi ini tidak terlalu kentara dan jarang terdengar. Pekerjaan ini mirip tugas konsultan bisnis dan peneliti. Pekerjaan semacam ini sangat tepat untuk mereka yang menyukai variasi, penelitian, dan cenderung penuh keingintahuan. Profesi ini meneliti masa kini dan kecenderungan yang terjadi saat ini untuk melihat perubahan yang kemungkinan akan terjadi di masa mendatang, dan bisa mempengaruhi perusahaan. Mereka harus selalu melakukan penelitian, statistik, tren, dan prediksi lain untuk membantu mereka memperkirakan jalannya perubahan yang mungkin terjadi di masa mendatang.

6. Penggalang dana non profit
Penggalang dana untuk organisasi non profit memiliki tugas yang tak mudah. Ia harus mengumpulkan dana untuk tetap mengusahakan agar asosiasi dan organisasi bisa terus bertahan. Organisasi non profit juga butuh pemasukan karena pengeluaran mereka pun cukup besar. Penggalang dana harus secara aktif mencari pemberi dana dan pemberi sumbangan, sekaligus merencanakan acara untuk bisa menuai donasi untuk organisasi tersebut. Pengumpulan dana amat penting menentukan kelangsungan perusahaan dan kelanjutan proyek non profit tersebut.

7. Wartawan
Wartawan, entah itu dari media cetak, online, radio, atau televisi, hidup dari berita ke berita, karena berita memang tidak akan pernah habis. Ketika sedang mengikuti sebuah berita atau menyelidiki kasus, melaporkan peristiwa penting secara langsung, atau menuliskannya sebelum tenggat waktu, wartawan harus selalu siap sedia bahkan dalam waktu yang mendadak sekalipun.

8. Pekerja kasino
Profesi yang satu ini hanya relevan di beberapa negara saja. Namun, tetap saja, jika Anda pikirkan, pekerjaan sebagai karyawan kasino lumayan menegangkan. Sebagai karyawan kasino, Anda bekerja sebagai dealer dalam permainan kartu, personel permainan judi, pengawas di lapangan, atau sebagai manager lapangan. Anda harus berhadapan dengan orang-orang yang haus uang, dan setiap detiknya amat berpengaruh terhadap uang yang dimiliki perusahaan dan reputasi karier Anda.

9. Suster
Banyak petugas medis yang menikmati pekerjaannya karena dapat menolong orang yang kesusahan. Namun sebagai petugas medis secara umum, Anda harus selalu siap siaga menghadapi keadaan. Karena dokter bedah memiliki tingkat stres yang tinggi, sebagai suster Anda harus selalu bersikap tenang dan bisa menjadi tenaga bantuan kapan pun dibutuhkan. Suster harus selalu waspada dan menjaga pasien yang membutuhkan perawatan khusus, melakukan inspeksi dari ruang ke ruang, menenangkan pasien, mendampingi keluarga pasien, memperbaharui papan kondisi pasien, juga memenuhi berbagai permintaan para dokter, dan keluarga pasien.

10. Manajer hubungan masyarakat
Manajer hubungan masyarakat (Public Relations Manager) harus selalu siaga dan terus berpikir ke depan. Mereka harus selalu memiliki rencana untuk memperbaiki kemungkinan terburuk yang terjadi pada klien. Tugas-tugas mereka antara lain menjaga nama baik klien, menghentikan problem yang melalap reputasi perusahaannya, mengeluarkan pernyataan yang diperlukan, melansir rilis kepada media, menjembatani klien dengan media, dan menggelar acara untuk kliennya pada saat yang bersamaan.


.

Rabu, 29 Juni 2011

Model Cantik Asal Uzbekistan Ingin Jadi WNI

Model cantik asal Uzbekistan, Senk Lotta betah berlama-lama tinggal di Indonesia karena ia telah jatuh hati kepada Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki segala macam keunikan yang tidak ditemui di negara asalnya.


Senk berencana memboyong orangtuanya menetap di Indonesia. “Saya betah tinggal di sini. Bahasa, saya juga lumayan bisa. Saya juga banyak teman di sini. Iya, saya tertarik untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI),” ujar mantan istri aktor Fauzi Baadilah itu, di sela shooting video klip ‘Apa yang Salah’ milik Band Xirus, di Kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Selain keramahan dan kehangatan orang Indonesia, cuaca dan makanan juga menjadi alasannya. Kondisi inilah yang membuat Senk betah berlama-lama di Indonesia. Tak jarang, orangtuanya di Uzbekistan begitu merindukan kehadirannya. “Mereka minta saya untuk kembali. Ibu saya di sana merindukan sekali saya. Tapi ini kehidupanku sekarang. Saya senang dengan kehidupanku di sini,” cerita Senk.

Senk yang berencana berbisnis kuliner di Indonesia berharap dapat memboyong orangtuanya kelak ke Indonesia. “Sering terpikirkan, kalau sudah stabil dan sukses kelak, pengin bawa orangtua ke sini,” harapnya.
 
 
.

Senin, 27 Juni 2011

Inilah Potret Pernikahan Dini di Beberapa Negara di Dunia


"Saya takut melihatnya," Tahani (berpakaian merah muda) mengenang saat pertama pernikahannya dengan Majed, ketika usianya baru 6 tahun, sementara Majed 25. Istri belia itu, sekarang 8 tahun, berpose bersama mantan teman sekelasnya, Ghada. 


Setelah merayakannya dengan kerabat perempuan, Sidaba dan Galiyaah mengenakan cadar dan ditemani menuju kehidupan baru mereka bersama suami masing-masing. "Beberapa anak perempuan desa memandang perkimpoian sebagai jalan keluar dari kendali keluarga," kata Ahmed al-Qurashi, aktivis di ibu kota Sanaa. 


Sekelompok pengantin muda di sebuah desa di barat Yaman pendiam dan pemalu. Sebagian besar perempuan, yang menikah di usia antara 14 dan 16 tahun, tidak pernah merasakan bangku sekolah. Tapi mereka masih mengharapkan pendidikan. 


Asia, ibu berusia 14 tahun, menyeka bayi perempuannya, sementara anaknya yang berusia 2 tahun bermain. Asia masih dalam masa nifas dan masih sekit setelah melahirkan, tetapi tidak tahu cara merawat dirinya sendiri.


Nujood Ali berumur 10 tahun ketika lolos dari suaminya yang kejam dan jauh lebih tua. Ia kabur menggunakan taksi menuju pengadilan di Sanaa, Yaman. Keberanian perempuan cilik itu mengubahnya menjadi pahlawan internasional bagi hak-hak wanita. Ali sekarang sudah bercerai, pulang ke rumah keluarganya dan kembali bersekolah. 


Polwan Kandahar, Malalai Kakar menahan lelaki yang berulang kali menikam istrinya yang berusia 15 tahun karena tidak mematuhinya. "Tidak," ujar Kakar ketika ditanya apakah si suami akan dihukum. "Lelaki adalah raja di sini


Beberapa jam lewat tengah malam, Rajani yang berusia 5 tahun dibangunkan dari tidurnya dan dipangku pamannya menuju upacara perkimpoiannya. Pernikahan belia dilarang di India, sehingga upacara sering dilangsungkan menjelang subuh. 


Rajani dan pengantin pria yang masih kecil jarang berpandangan saat dinikahkan di depan api suci. Menurut adat, pengantin perempuan belia itu tetap tinggal di rumahnya sampai usia akil baliq. 


Meski pernikahan dini sudah lazim di desa kecilnya di Nepal, Surita yang berusia 16 tahun menjerit-jerit tidak mau meninggalkan rumah keluarganya, disembunyikan di balik payung hias tradisional dan diangkut dengan kereta menuju desa suami barunya. 


Ketika orang tua Sunil mengatur perkimpoiannya saat usianya baru 11 tahun, dia mengancam akan melaporkan mereka ke polisi di Rajasthan, India. Orang tuanya mengalah, dan Sunil, sekarang 13 tahun, tetap bersekolah. 








.
 
Toggle Footer
Top